ROKOK yang saya hisap bagi saya sangat berarti. apa lagi kalo habis makan. mau merk apa aja yang penting ngebul... saya sedang membaca poster tentang bahaya rokok, yang di dalam sebatang rokok terdapat beberapa racun-racun yang membahayakan, saya berhenti merokok sejenak. saya matikan rokok saya. tapi setelah saya selesai membaca, saya bakar lagi sebatang rokok, karena rokok yang saya matikan tadi memang sudah melewati batas di rokok itu. saya pernah mencoba berhenti merokok, tapi apa hasilnya?? saperti ada hal kebiasaan yang hilang. habis makan mulut terasa pahit, lagi buang air besar seperti kurang ikhlas kalo tidak merokok. saya juga pernah merasakan dampak buruk dari merokok. batuk-batuk, dada sesak kalo bangun pagi, tenggorokan seperti ada lendir. sampai-sampai istri saya menganjurkan untuk gurah. saya hanya mengangguk. dan bilang iya... sampe sekarang saya belum gurah. biarlah... yang penting saya merasa nikmat saat asap masuk ke dalam mulut, tenggorokan, dada, di setiap saya menghisapnya... ibu saya sempet menanyakan saya, apa enaknya sih merokok??? kan yang kamu hisap itu cuma asap. mending kmu beli makanan, kan jadi kenyang. saya cuma tersenyum... sambil menghisap dalam rokok terakhir saya... dan berlalu... sebenarnya ada sifat positif dari seorang perokok. karena bila saya beli rokok, saya sudah memajukan bangsa, memberikan kesejahteraan pada karyawan perusahaan rokok, memberikan tayangan televisi yang ditunggu-tunggu setiap orang. kenapa begitu?? pertama memajukan bangsa, karena setiap rokok yang saya beli, setiap pajak cukai di setiap bungkus rokok masuknya ke kas negara bangsa Indonesia. kedua memberikan kesejahteraan pada karyawan perusahaan rokok, bayangkan kalau tidak ada yang merokok mulai hari ini dan seterusnya, bangkrutnya perusahaan dan pabrik-pabrik rokok, banyaknya pengangguran... dst. dan yang ketiga memberikan tayangan televisi yang ditunggu-tunggu setiap orang, lihat aja acara sepak bola, acara musik, semua di seponsori oleh perusahaan rokok. Bagi saya larangan merokok di tempat umum saya setuju. asal jangan rokok di haramkan. kasian bagi semua komponen masyarakat yang terkait dengan benda yang saya hisap berbatang-batang. yaitu ROKOK.
Jumat, 28 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar